Minggu, 17 Februari 2013

Penjelasan Tentang Simplex mode, Duplex mode, dan Half duplex mode.


1. Simplex mode, Duplex mode, dan Half duplex mode.

A. Simplex Mode
Simplex mode adalah mode komunikasi satu arah. Di sini pihak penerima tidak dapat memberikan informasi balikan. Atau sering juga disebut komunikasi broadcast (media penyiaran). Hal ini mungkin tampak kontra-intuitif: apa gunanya komunikasi yang hanya perjalanan dalam satu arah? Bahkan, setidaknya ada dua tempat yang berbeda di mana operasi simpleks ditemui dalam jaringan modern. Yang pertama adalah ketika dua saluran berbeda yang digunakan untuk komunikasi: satu mentransmisikan dari A ke B dan yang lainnya dari B ke A. Ini adalah mengherankan umum, meskipun tidak selalu jelas. Sebagai contoh, kebanyakan jika tidak semua komunikasi serat optik simpleks, menggunakan satu helai untuk mengirim data dalam setiap arah. Tapi ini mungkin tidak jelas jika pasangan helai serat digabungkan menjadi satu kabel. Contoh yang sering ditemukan menggunakan mode ini adalah siaran televisi dan siaran radio. Saat anda menonton sinetron anda tidak diperkenankan untuk berkomunikasi dengan para pemain di sinetron tersebut. Kalo boleh ngobrol ama pemainnya bakalan berubah kali jalan cerita sinetronnya. Contoh lainnya adalah saat anda dimarahi oleh orang tua atau guru anda. Ya di sini anda tidak diperkenankan melakukan perlawanan karena inilah mode simplex alias satu arah..
B. Duplex Mode

Pada full-duplex operasi, koneksi antara dua perangkat yang mampu mengirim data dalam dua arah secara bersamaan. Full-duplex saluran dapat dibangun baik sebagai sepasang link simpleks (seperti dijelaskan di atas) atau menggunakan satu saluran yang dirancang untuk memungkinkan transmisi simultan dua arah. Sebuah link full-duplex hanya dapat menghubungkan dua perangkat, sehingga link tersebut banyak diperlukan jika beberapa perangkat harus terhubung bersama-sama. Contoh media yang menggunakan mode ini adalah telepon baik selular maupun fixed telepon rumah. Kedua belah pihak bisa berbincang secara bersama-sama. Mode ini tidak disarankan untuk orang berpacaran yang saling berkomunikasi karena bisa ribut dua belah pihak satu ngobrol ngalor satu ngidul mana nyambung.
C. Half Duplex Mode
Adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan duplex, half duplex berkomunikasi dua arah secara saling bergantian. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B. Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi (mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie. Mode ini sangat disarankan untuk pasangan yang sedang berpacaran karena komunikasi yang sebenarnya adalah saat satu pihak menyampaikan curahan hatinya maka saat yang satunya untuk mendengarkan. Teknologi yang menggunakan half-duplex operasi yang mampu mengirimkan informasi dua arah antara dua node, tapi hanya satu arah atau yang lain dapat dimanfaatkan pada suatu waktu. Ini adalah modus operasi cukup umum ketika hanya ada media jaringan tunggal (kabel, frekuensi radio dan sebagainya) antara perangkat.



2. CACHE
A.  PENGERTIAN CACHE
Cache adalah memory berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil, namun keceptannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah.
Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah. Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network).
Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis, seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache. Kan udah ada memori utama (RAM), apa kegunaannya? Sabar dong sob. Ini kan baru pada tahap pengertian.

 B. FUNGSI DAN KEGUNAAN CACHE
Cache berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data atau instruksi yang diperlukan oleh processor. Secara gampangnya, cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor.
Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer yang berjarak dekat dengan komputer pengakses. Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses. Dengan mekanisme HTTP, data yang diberikan oleh proxy selalu data yang terbaru, karena proxy server akan selalu mencocok kan data yang ada di cache-nya dengan data yang ada di server luar
  
C.  KECEPATAN CACHE MEMORY
Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil, antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk menyimpan data.
Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache. Prosesor dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip) lebih cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8 MB, tergantung jenis prosesornya. Kapasitas simpan data untuk L3 cache lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte).



3. Shared Connection Untuk Windows

Apabila anda memiliki sebuah laptop yang dilengkapi dengan kedua ethernet (LAN) dan adaptor jaringan nirkabel (wireless adapter) dan terhubung langsung ke internet menggunakan modem ADSL dan anda ingin share internet dengan laptop lainnya saya rasa sangat mudah. Daripada menghabiskan uang dalam membeli router broadband nirkabel, anda dapat menghemat uang dan berbagi Internet dari laptop anda menggunakan built-in adaptor jaringan nirkabel / wireless adapter.
Jika anda memiliki sebuah komputer desktop yang tidak memiliki built-in adaptor nirkabel, anda dapat membeli adaptor USB nirkabel dan sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan router. 
Berikut adalah cara untuk berbagi koneksi Internet dari laptop atau desktop yang dilengkapi dengan adaptor nirkabel.
Pertama kita harus setup komputer HOST. HOST berarti komputer yang terhubung langsung ke Internet melalui modem ADSLhttp://www.assoc-amazon.com/e/ir?t=solusi03-20&l=btl&camp=213689&creative=392969&o=1&a=B000OWNPVK dan itu akan menjadi salah satu yang berbagi koneksi internet.
Go to Control Panel > Network Connections, you should see a Local Area Connection, Wireless Network Connection). Dalam mode tampilan, akan menunjukkan banyak informasi berguna tentang koneksi Anda.
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengkonfigurasi komputer HOST :
1.    Klik kanan koneksi yang anda gunakan untuk terhubung ke Internet (klik kanan LAN anda di sytray) status dan pilih Properties. Buka tab Advanced dan centang Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”
2.     Klik the drop down menu and select “Wireless Network Connection“. Click OK
3.     Kembali ke Network Connections, Klik kanan Wireless Network Connection dan       pilih Properties.
4.    Buka Wireless Networks tab.
5.    Klik Advanced button, pilih Computer-to-computer (ad hoc) networks only, danpastikan bahwa Automatically connect to non-preferred networks is UNCHECK atau tidak dicentang. OK
6.     Klik Add button dan Wireless network properties Window akan muncul. Masukkan nama (SSID) untuk SSID terserah, dan pilih Data encryption to Disabled. Saya rasa kalau sekedar dirumah tidak perlu mengaktifkan WEP.
7.     Klik kanan wireless adapter icon from system tray and klik “View Available Wireless Networks“. Pilih Network name (SSID) yang kamu masukkan pada step No. 6 dan Klik Konek

Selanjutnya, kita harus mengkonfigurasi komputer klien yang akan menghubungkan ke komputer HOST. Klik Kanan tray wireless adapter icon from system tray, and select “View Available Wireless Networks”. Select the HOST computer and click Connect.
Komputer klien akan secara otomatis mendapatkan alamat IP dari komputer HOST karena Internet Connection Sharing diaktifkan. Mungkin memakan waktu, jadi bersabarlah. Sekarang kedua komputer HOST dan KLIEN dapat terhubung ke Internet dan berbagi file satu sama lain. Let’s Try.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Digital clock - DWR